TJ 22

1118 Words

Derry berdiri dengan tubuh sedikit basah, terutama di bagian kepala yang nampak tetesan air hujan membasahi wajahnya menatap penuh binar gadis yang ada di hadapannya kini.  Di saat dia merasa sangat bahagia, raut berbeda justru ditunjukkan oleh gadis itu yang terlihat ketakutan dengan mata melotot. Tangannya menggenggam erat tas slempang miliknya yang isnya tentu tak berarti apa-apa bagi Derry. Perlahan, Derry menggerakkan kakinya satu langkah, tapi dengan cepat gadis itu bangkit dari duduk dan mencoba pergi. Namun, kecepatan gadis itu tentu kalah telak dengan Derry yang memiliki tubuh tinggi besar dan langsung mencekal pergelangan tangan kananya. “Akh! Lepas, Tuan. Saya mohon!” pinta Lia yang ketakutan dan terus meronta, lalu menerjang hujan yang membasahi tubuhnya. Perlawanan Lia tentu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD