Ketika perayaan kecil-kecilan diadakan di danau belakang rumah Jay Sykes, aku tidak tahu kapan dan siapa yang telah mempersiapkan segalanya. Yang mampu kulakukan hanya mengikuti saja saat ibuku membantu memasangkan gaun pengantin yang luar biasa pas di badanku. Jay yang tampak luar biasa tampan, tak sedikit mau melepaskanku dari sampingnya. Ia cengengesan dan tersenyum sepanjang malam diantara olokan teman-temannya yang datang dan doa-doa penuh berkah yabg di sampaikan. Kebanyakan teman-temannya adalah orang-orang yang tak memandangku rendah. Bahkan teman-temannya sudah seperti tidak asing denganku, sampai-sampai mereka memberiku julukan gadis summer camp. "Akhirnya Gadis Summer Campnya Jay tak hanya menempel di loker. Selamat bro" Aku mengerutkan kening, lalu menoleh pada Jay mem

