31. Ibuku dan Yui Kito

1009 Words

"Nona Kito, Aku ikut bahagia dengan pernikahanmu," komentar Aime yang baru saja datang dari arah belakang Yui, langsung memeluk wanita itu seperti sangat merindukan kehadirannya. Yui balas memeluk Aime dan mulai mengomel seperti yang sering ia lakukan kepada semua orang. "Aime, berapa kali aku harus mengatakan padamu, panggil aku Yui. Kau itu sudah seperti keluargaku, hilangkan kesopanan yang memisahkan kita itu. Ah, ini, aku juga punya undangan untukmu," katanya menyerahkan undangan yang sama denganku. "Tapi saya tidak pantas berada di sana, Nona Kito. Ah, Nyonya Sykes," kata Aime malu-malu. Wanita itu selalu kaku padaku dan menjadi begitu ekspresif pada Yui. Apakah kesalahan memang ada padaku? Mengapa semua orang begitu akrab dengan Yui sedangkan padaku begitu kaku. "Yui," kata Yu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD