Wanita yang selama ini aku panggil ibu tanpa beban itu mengusap kepalaku lama, lalu memperbaiki tatanan rambutku yang acak-acakan dengan senyum aneh di wajahnya. Aku hanya diam dan merasa sangat canggung, wanita yang berada di hadapanku sekarang adalah wanita yang berbeda, bukan wanita tanpa uang dan jabatan, atau hanya seorang pemilik sebuah pet shop kecil yang kutemui berbulan-bulan lalu, atau wanita kelas atas beberapa tahun lalu sebelum keluar dari keluarga utama Hime, bukan juga sosok yang selama ini kukenal sebagai ibuku. Dia sangat asing. Asing dan lain. Dia benar-benar sosok lain yang tak pernah kukenal. Apakah ia berubah, atau hanya menunjukkan dirinya yang sudah sangat lama tersembunyi. Aku benar-benar tidak bisa menerka. "Kaznov," ulangnya, kali ini tanpa menyentuhku. Ib

