Aku keluar kamar untuk menemui mama. Saat itulah aku melihat dokter Selena sedang ngobrol dengan mama di ruang tamu. Obrolan mereka terlihat sangat serius. Apa yang mereka bicarakan, ya? Jiwa keingintahuanku tiba-tiba saja muncul ke permukaan. Aku jadi mengingat perkataan Wildan, tunangan Suci saat itu. Bukankah Dokter Selena dan William .... Aku memutuskan untuk turun dan menemui mereka. "Eh ... Dokter Selena? Kemari karena mencariku?" tanyaku dengan pede-nya. "Nah, ini ada orangnya. Sebaiknya dokter katakan langsung padanya. Nak, mama tinggal masuk dulu, ya ...," jelas mama sambil membawa kembali nampan yang ia gunakan untuk menyajikan the hangat barusan. "Iya, Dok. Ada keperluan apa? Baru kali ini Anda datang ke rumah saya, kan?" tanyaku yang asih tidak ingin ber

