Bab 37 - Dessert Terenak Yang Pernah Ada

1258 Words

Sambil menikmati makan siangnya, Davina menyalakan tablet dan kembali melanjutkan membaca file yang tadi pagi diberikan Devon padanya. Sesekali ia juga menanyakan beberapa hal pada Devon yang ditanggapi pria itu dengan santai. Entah mengapa Davina sempat merasa bahwa Devon sangat menikmati melihat Davina mempelajari berkas-berkas tersebut dan bertanya tentang beberapa hal padanya. Hingga tanpa terasa waktu istirahat pun hampir selesai. Devon dan Davina juga sama-sama telah selesai makan beberapa saat lalu. Keduanya kini fokus pada file-file yang dibaca Davina. “Kayaknya udahan dulu ya, aku harus kembali ke ruanganku,” ujar Davina sambil melirik jam di pergelangan tangannya. “Masih ada waktu sepuluh menit lagi, ngapain kamu buru-buru banget mau kembali ke sana?” tanya Devon yang tampak e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD