Bab 23- Orang Ketiga Part 1

1333 Words

“Kita pergi sendiri-sendiri. Aku nggak akan ngasih kamu tumpangan,” ujar Devon ketika mereka hendak mencapai lift. Davina menoleh. “Memangnya yang mau menumpang sama kamu siapa?” balas Davina judes. “Jangan terlalu percaya diri gitu dong.” “Aku cuma mau mengingatkan,” ujar Devon dengan wajah sombong. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku sembari mereka menunggu pintu lift membuka. Davina benar-benar menahan diri untuk tidak menendang kaki pria itu saking kesalnya. “Aku nggak bodoh, Dev. Jadi nggak usah buang-buang energi kamu untuk ngingatin aku berkali-kali soal itu,” balas Davina lalu melangkah lebih dulu ke dalam lift. Devon menyusulnya dan mereka berdiri bersisian di dalam lift. Tangan mereka hampir bersamaan menekan tombol lift, lalu keduanya sama-sama kembali menarik tangan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD