Prasangka Yang Tak Seharusnya

1696 Words

Bab 38 Prasangka yang Tak Seharusnya Sore itu hujan turun deras. Desta masih berbincang dengan Heny. Sementara aku dan Mas Huda masih bergeming dari balik jendela. "Kamu dengar itu, Mas?" Aku membuka suara. "Setelah Apa yang dilakukan Desta sama adik kamu, dia mau ngajak rujuk? Apa itu nggak keterlaluan?" Mas Huda ada tidak langsung menjawab. Dia terdiam beberapa detik sebelum akhirnya menyahut, "Bukan urusan kita. Ayo, Kiano tadi bangun." Mau tidak mau aku menuruti perintah Mas Huda. Mungkin aku perlu menanyakan hal lebih lanjut tentang itu kepada Heny setelah ini. Aku masuk ke kamar dan menggendong Kiano, kemudian menyusuinya. Mas Huda sedang duduk sembari bermain ponsel di sampingku. Karena masih penasaran dengan apa yang aku dengar tadi, aku bertanya, "Apa kamu akan setuju kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD