Pagi ini Nurin berangkat sendiri ke sekolah, lebih tepatnya berangkat duluan sebelum Alby menjemputnya. Tidak tahu kenapa, tiba-tiba saja jengkel mendengar Clara yang keceplosan jika tadi malam dia dan Alby bertemu di taman--sama-sama sedang memesan martabak. Karena sudah terlanjur memberitahu, Clara terpaksa jujur dan mengatakan semuanya. Alby pergi bersama Alana, itu saja. Di tengah perjalanan, motor Nurin oleng. Hampir saja membuat sang empunya terjatuh. Tuhan, ban depan motor Nurin tiba-tiba mengalamu kebocoran. Dengan sangat terpaksa, Nurin jalan kaki membawa motornya ke bengkel terdekat. Karena sudah tahu jika tidak akan sempat menunggu motornya sampai selesai di perbaiki, Nurin memutuskan untuk menitipkan saja--nanti pulang sekolah baru diambil. Ini sudah panggilan ketiga Nuri

