“Terima kasih Jav. Aku benar-benar enggak nyangka kalau kamu tahu hari ulang tahunku,” ujar Alexa saat sudah berduaan di dalam kamar. “Tentu saja aku tahu, Lex. Aku kan suami kamu,” sahutnya, membuat kepala Alexa menoleh ke arah Javier yang sedang bersiap membaringkan dirinya di sofa. Alexa terkekeh ringan dengan sedikit sinis ia menyahut, “Tapi bulan depan kamu bukan suami aku lagi,” ujarnya sembari memalingkan wajahnya dari Javier dan mengikuti laki-laki itu dengan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Javier mengangguk sambil tersenyum kecut dan merebahkan seluruh tubuhnya di atas sofa. Ia belum memberitahukan kepada Alexa bahwa surat perjanjian pernikahannya sudah ia batalkan sejak satu bulan yang lalu, karena Javier menginginkan wanita—yang sedang mengandung anak bukan darah

