"Kak Adji!" Adji menoleh ketika mendengar seruan gembira dari arah pintu yang baru terbuka. Suara nyaring yang selalu Adji kenali masih saja tidak berubah meski sudah lama sekali mereka tidak bertemu. Adji hanya bisa tersenyum melihat Gesna berlari ke arah meja yang dia tempati dengan antusias. "Apa kabar, Ge?" sapanya kepada gadis itu. Tanpa menjawab pertanyaan Adji, Gesna malah langsung duduk di sampingnya dan memeluk cowok itu seolah mendapati orang hilang yang kembali. "Kaaaaak... Nggak nyangka gue akhirnya kita bisa ketemu lagi, apalagi lo bisa datang juga ke acara gue! Aakkk, nggak nyangka gue!" pekik Gesna tidak peduli orang akan melirik ke arah mereka. Tangan Gesna yang memeluk kemudian merenggang lalu mengguncang-guncang tubuh Adji. "Lo apa kabar, sih? Kenapa susah banget bisa

