Naraya menelan ludah pelan, tidak menyangka kalau Adji bisa dengan entengnya mengajak dia pura-pura pacaran. Gila apa, dia sudah berumur hampir 28 tahun dan keluarganya sudah mulai berupaya menjodoh-jodohkan dengan anak kolega mereka. Kalau dulu dia bisa pura-pura mengaku berpacaran sama Renard kan supaya anak Pasuspala nggak menjadikan Renard target keusilan, sekarang tentu beda. Walaupun ternyata dia akhirnya pacaran beneran sama Renard. Yah, namanya juga masih muda, suka labil. "Sorry, gue nggak minat main-main lagi di umur segini. Wasting time," tolak Naraya sambil menggeleng. "Ya udah, kalau gitu kita pacaran yang seriusan aja. Mau kan?" tanya Adji sambil melirik Naraya di pelukan. Kepala Naraya kembali menggeleng. "Masa gue ditolak lagi sih, Nay. Ini yang keempat kali loh. Udah ngg

