TIGA PULUH DUA

1374 Words

Memang ada benarnya perkataan yang Guntur katakan beberapa hari yang lalu. Semenjak dia membuka diri untuk berkomunikasi baik-baik dengan Renard, sekre OSIS terasa lebih nyaman. Dua orang yang sering bersitegang ketika rapat sudah tidak ada lagi. OSIS kembali seperti OSIS yang seharusnya. Anak-anak rapi yang serius, penuh wibawa, terlihat sibuk dan dekat dengan para guru. Sebenarnya Naraya tidak begitu, tapi semenjak pemilihan OSIS kemarin sampai saat ini penampilan rapinya masih dipertahankan. Dia hanya mengeluarkan baju dan tidak pakai dasi ketika sepulang sekolah. Bukankah ia representatif Pespel di OSIS? Dengan rapi, setidaknya guru tidak bisa asal melabeli kalau semua anak Pasuspala selalu urakan. Padahal, selain anak-anak Pasuspala, juga banyak yang berpenampilan melawan ketentuyan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD