Chapter 21 Disgusting Cloudy mengamati wajah Rain kemudian mengedikkan bahunya. "Apa sangat rahasia hingga kau tidak membicarakan di meja makan?" Rain mengernyit. "Apa kau memiliki waktu untuk berbicara di meja makan sedangkan selera makanmu sangat besar?" Jika tidak dalam keadaan hamil, tidak mungkin Cloudy menghabiskan empat croissant sekaligus dan yang pasti ia merasa lapa sejak tadi malam. "Kau tidak akan tahu rasanya orang hamil." "Itu jelas karena aku seorang pria." "Ya. Benar." Cloudy tersenyum sinis. "Karena itu pula membuatmu buta hati dan ingin mengambil anakku?" tanyanya dengan nada masam. "Aku hanya ingin membesarkannya." Berbicara dengan pria berkepala batu di depannya memang sulit, mungkin lebih sulit dari mencari jejak kejahatan yang ditinggalkan oleh penjahat p

