“Kamu menggodaku, Isyana?” *** Liam merutuki kebodohannya ketika mengatakan itu. Entah apa yang dipikirkannya saat itu hingga ia mampu mengucapkan nama wanita lain dengan jelas dihadapan istrinya. Tak mengapa sejurus itu Ayyana terlihat menatapnya dengan sorot yang tak bisa ia artikan. Liam tak mampu mengklarifikasi apalagi Ayyana yang tak menanggapi. Sepasang suami istri itu yang awalnya diterpa kilatan gairah, tiba-tiba sirna karena suatu kebetulan. Entah kebetulan seperti apa yang jelas kedua orang itu diam seribu bahasa. Hening sejenak. Perlahan, Ayyana menurunkan diri dari perut suaminya dan tidur dengan posisi telentang. Pun sama halnya dengan Liam yang juga seperti itu. Kedua orang itu memejamkan mata dengan pikiran yang dipenuhi kecamuk. Sungguh, Liam tak bermaksud apapun ap

