Afy akan berangkat lagi Senin pagi ke kota tempat ia bertugas sebulan ini. Kota Surabaya. Keyla terbangun dari tempat tidurnya dengan perasaan yang gak karuan. Kepalanya pusing dan berjalan sempoyongan. Perutnya mules seperti wanita yang lagi menstruasi pada umumnya. Ia memegangi perutnya menuju kamar mandi, terasa mual dan ingin muntah tapi tidak bisa. Afy mengetuk pintu kamar mandi saat mendengar suara Keyla. " Sayang kamu kenapa?" " Gapapa sayang mau Mens mungkin" ucapnya dari balik pintu. Afy menunggu Keyla keluar dari kamar mandi. " Yakin gak apa-apa? " tanya Afy lagi " Iya sakit biasa kok" ucapnya. Keyla bingung apa ini efek dari tumornya yang udah sekian lama gak kambuh atau mungkin pengaruh mau menstruasi. Ia menyiapkan sarapan pagi masih dengan pandangan yang berkunang-

