“Jangan lupa, orangtua kalian juga pernah muda.” CaS AFM Sementara di kamar tarisa " Ca " "Iya Mah," "Mamah, boleh masuk?" "Boleh Mah," Mamah Tarisa membuka pintu dan masuk ke dalam kamar, dia tahu bahwa anaknya sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. "Kenapa Ca? cerita sama Mamah? Mamah kan juga pernah muda," Tarisa menaruh kepalanya di paha sang Mamah "Mah." "Iya kenapa?" tanya mamahnya, sambil mengelus rambut Tarisa. "Mah, tadi Bang Apri melamar Aku, tapi gak Aku jawab, Aku gak bisa nolak dia, tapi juga gak bisa untuk terima, Aku emang bodoh.” “Ca, manusia itu memang ditakdirkan untuk hidup dengan perasaan, tidak ada yang salah dengan perasaan s

