Part 15 (Bodoh)

712 Words

“Kamu itu gengsian. Bilang saja cemburu, aku siap kok, jadi teman rasa pacar.”                                                                   CaS AFM   Tarisa pov    Gue dan bang Apri turun, kembali ke tempat kita tadi. Ternyata eskrimnya udah jadi, untungnya tempat eskrimnya instan, dan bisa dibawa deh kalau gak habis. Tapi, sedari tadi Ziqri  belum juga kembali.  "Ca aku ada telpon, disuruh balik ke kantor sekarang. Ziqri kemana yah?" "Sepertinya sedang ke kamar mandi Bang, kalau mau balik ke kantor, pergi aja." "Gak apa-apa nih, kalau di tinggal." "Ga apa apa lah dikira anak kecil apa." "Yaudah aku tinggal dulu, kamu hati-hati, semuanya udah aku bayar." "Oke Bang, hati-hati di jalan." Dia bangkit dan mengacak ngaca rambut gue. Bang Apri tetap manusia yang bisa memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD