Kapal Baru

1076 Words

Rasa kesal hinggap di hati Yina. Dengan susah payah dia mengeluarkan saluran pencernaan mutan tapi tak menemukan benda yang diinginkan. Setiap saluran sudah ditelusuri, tetapi tetap saja berisi sisa dari pencernaan. Lambung diambil dengan susah payah dan dibuka. Tak ada benda berharga sama sekali. Yang ada hanya rongsokan besi biasa. “Hahaha,” tawa Amut. “Memangnya ada apa?” tanya Yina dengan penuh kekesalan. “Yang perlu kau bongkar itu hanya lambung bukan, usus. Sebab makanan diproses di situ. Lagipula, bagian paling berharga dari badak terletak di cula. Ini sangat berat dan mahal.” Amut menurunkan pecahan senjata milik mutan. “Aku tahu itu. Cula mutan menjadi salah satu benda yang berharga di dunia ini. Bagaimana caramu bisa memotong secepat ini?” “Aku adu mereka agar cula lebih mud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD