Konsultasi ke Bambang

1206 Words

Gue menutup novel ketiga. Lagi-lagi hanya gue baca se tengah jalan. Entah kenapa gue jenuh dan merasa karakter tokoh cowok dalam novel-novel tersebut tidak relevan. Mungkin ideologi gue bergeser sejak menikah dan mengenal sosok Erfan.   Tidak habis pikir saja gue. Kenapa novel bestseller yang dibaca jutaan kali di w*****d, selalu pakai karakter utama tokoh cowok yang dingin?   Look, novel pertama yang sampulnya hot ini. Bercerita tentang CEO b******k yang tidak punya hati dan dingin, jatuh sayang ke seorang gadis yatim nan polos. Again, novel kedua yang sampulnya dark. Bercerita tentang cowok populer yang juga berkarakter dingin, sama anak pembantu yang terus mencintai dia meski selalu dicaci, dan disakiti. Novel ketiga tentang cowok yang lagi-lagi 'dingin' dengan cewek ceria yang terp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD