Bab. 17 Malam Pertama (21+)

1285 Words
Abimana terus merasakan sentuhan dari jari jemarinya Rosa yang mulai sangat berani namun dia suka karena Rosa mempunyai inisiatif sendiri dan tidak perlu lagi dituntun terlepas dia sudah pernah melakukannya atau tidak. Tapi permainan Rosa sangat dia sukai dan Rosa yang melihat suaminya menyukai apa yang dia lakukan mulai lebih dalam lagi. Dan Rosa tahu betul seperti apa keinginan para pria dan Rosa mulai memberikan kejutan yang membuat malam pertama mereka semakin panas. "Kamu sangat nakal, Sayang. Sangat ... sangat nakal," ucap Abimana yang membuat Rosa tertawa. "Kamu baru tahu ya kalau aku nakal. Tapi, aku nakal hanya denganmu tidak dengan pria lain," jawab Rosa dengan manja. Tanpa menunggu lama Abimana yang sudah mulai b*******h langsung memulai permainannya. Abimana memberikan sentuhan-sentuhan yang lembut di kedua bongkahan kenyal milik Rosa dan sentuhan tersebut membuat tubuh Rosa meliuk-liuk ke sana kemarin. Dan tentu saja sentuhan tersebut mampu membuat Rosa mengeluarkan suara manjanya dan Abimana sangat menyukai suara manja Rosa. Abimana menyesal bongkahan kenyang milik Olla. Dia seperti bayi yang kehausan dan puas bermain di bongkahan kenyal milik Rosa Abimana pindah ke tempat yang lain. Keduanya melakukan pemanasan terlebih dahulu dan setelah mulai panas barulah Abimana ke inti permainan. Perlahan membuka kedua kaki Rosa dan Abimana mulai mengarahkan pusakanya tepat ke inti surgawi milik Rosa. Rosa yang merasakan intinya mulai terasa penuh barulah Rosa dan Abimana mulai bergerak. "Kita mulai, Sayang," bisik Abimana pelan dijawab Rosa dengan menganggukkan kepala. Keduanya mulai bermain dengan cukup indah. Malam pertama keduanya dilakukan dengan penuh kehangatan dan penuh cinta. Rosa tidak menyangka kalau dia memiliki suami berondong yang mungkin banyak disukai oleh wanita-wanita muda dan tentu saja ada sedikit rasa ketakutan di hatinya jika Abimana seperti Bayu nantinya. Namun lagi-lagi kecemasan dari Rosa bisa dibaca oleh Abimana. "Kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku, Sayang. Aku sudah berjanji di depan kedua orang tua kita kalau aku tidak akan menyakitimu atau melukaimu." " Dan aku juga tidak akan selingkuh atau menduakanmu. Memang usiaku masih muda tapi aku tidak akan pernah sedikitpun menyakiti wanitaku," jawab Abimana di sela permainan panas mereka. Dia benar-benar ingin membuat Rosa percaya kepada dirinya kalau dia tidak akan sedikitpun menyakiti Rosa. Walaupun dia tahu banyak wanita-wanita di luar sana menyukai dia tapi bagi Abimana Rosa adalah istri terakhirnya dan itu akan dia tepati seperti apa ya Pak Rudi katakan untuk mencintai Rosa sepenuh hati dan dia akan melakukannya. Rosa menangis mendengar perkataan jujur dari Abimana. Rosa mulai mengeluarkan suara manjanya. Dia memeluk Abimana dengan cukup erat dan dirinya mulai mengikuti permainan dari Abimana. Rosa merasakan permainan Abimana sangat berbeda dengan permainan Bayu yang selalu membosankan. Sebenarnya dia tidak ingin membedakan namun permainan dari Abimana lebih panas dan bergelora. Abimana mulai menggerakkan pinggulnya dengan penuh Irama dan gerakkannya juga sangat pelan tapi keras. Dan Abimana terus memberikan permainan sampai tubuh dari Rosa ikut bergerak. Keduanya saling bergantian memberikan gerakkan. Hingga gerakkan mereka penuh irama-irama. Irama permainan yang diberikan Abimana dalam permainan panas tersebut mampu dilawan oleh Rosa. Seluruh ruangan yang ada di kamar hotel tersebut penuh dengan suara-suara cinta. Keringat bercucuran di tubuh Abimana dan Rosa. Melihat tubuh dari suaminya berkeringat membuat Abimana sangat seksi. Brondong seksi yang ada di depannya ini benar-benar luar biasa terlebih lagi suara dari erangan Abimana terus terdengar hingga membuat Rosa semakin bersemangat. Keduanya saling bergantian satu sama lain. Rosa memberikan permainan yang cukup panas dan bergelora. Abimana menyukai permainan Rosa keduanya berubah posisi berkali-kali dan gayanya juga berubah berkali-kali hingga malam itu menjadi malam terpanas untuk keduanya. "Aku mencintaimu." Abimana memberikan yang terbaik untuk istrinya yang tercinta sampai pada akhirnya keduanya mulai kelelahan dan klimaks. Akhirnya benih-benih cinta dari Abimana berlari seperti kuda liar masuk ke rahim Rosa dan Abimana berharap agar Rosa bisa melahirkan anaknya karena sebelum mereka menikah Rosa meminta kepada Abimana untuk memeriksa dirinya dan ternyata keduanya sama-sama sehat dan subur. Tidak ada masalah sama sekali dan itulah yang membuat Abimana yakin kalau benihnya akan jadi dan itu akan menambah kebahagiaan untuknya. Abimana menatap ke arah Rosa yang nafasnya naik turun dia benar-benar semakin mencintai Rosa. Abimana masih berada di atas tubuh Rosa. Dia belum turun dan membiarkan pusakanya tetap berada di sana dan keluar dengan sendirinya. "Aku sangat mencintaimu istriku sangat-sangat mencintaimu." perkataan Abimana bukanlah gombalan semata dia mengecup kening Rosa dengan cukup lama sebagai ungkapan terima kasihnya karena Rosa sudah melayaninya dengan cukup baik. "Aku juga mencintaimu sangat mencintaimu. Selamanya ya kamu terus mencintaiku. Sampai akhir," jawab Rosa memeluk Abimana. Dia juga ikut mencium pipi Abimana dan juga bibirnya. Rosa meneteskan air mata seorang pria yang menghargai layanannya tidak seperti dulu. Rosa masih mengingat bagaimana Bayu yang setelah bercinta dengan dirinya hanya bisa mengomel dan mengomel. Dia mengatakan kalau permainan Rosa membosankan ini dan itu sehingga dia tidak lagi menyentuh Rosa. Awalnya Rosa mencoba untuk berusaha dengan sebaik mungkin namun tetap saja ditolak oleh Bayu. Tapi sekarang usahanya untuk melayani suaminya dihargai oleh Abimana dan malah terlihat Abimana puas dengan layanannya. Abimana tertawa dan dia mulai menggoda Rosa. "Bagaimana permainan suami berondongmu. Apakah cukup puas istriku yang cantik," goda Abimana yang memegang gundukan kenyal milik Rosa sambil bermain dan dia menyesap caca berwarna coklat di gundukan tersebut. Dan dia akan melakukan itu karena menurutnya itu sangat mengasyikkan. "Jangan nakal. Aku sudah lelah. Aku ingin tidur. Ayolah tidur," rengek Rosa yang membuat Abimana semakin tertawa dan dia semakin menggoda Rosa. Rosa sedikit kesal karena Abimana malah mulai melakukan gerakan lagi dan itu membuat dirinya mulai b*******h kembali. Akhirnya keduanya kembali melakukannya. Abimana terus menggerakkan pinggulnya dengan berbagai cara yang lain dilakukan oleh Abimana hingga membuat Rosa terus meracau dan berteriak. Suasana di kamar hotel semakin panas dan pada akhirnya keduanya roboh kembali setelah benih-benih cinta itu lembali keluar dan berlari cukup kencang masuk ke dalam rahim Rosa. Rosa yang kelelahan langsung tertidur dipelukan Abimana. Abimana pun sudahi permainan panas mereka dia tidak ingin sampai Rosa kelelahan karena memang waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi. Permainan mereka benar-benar luar biasa. Walaupun ada jeda tapi tetap Abimana masih ingin lagi dan lagi. "Tidurlah dalam pelukanku. Aku akan terus menjagamu dan tidak akan membiarkan siapapun merebutmu dariku. Kamu milikku selamanya." Abimana mulai posesif dengan Rosa dia tidak ingin sampai Rosa direbut oleh siapapun termasuk mantannya. Abimana tidak ingin mantan dari Rosa mendekati Rosa kembali. Dia harus menjaga Rosa dan dia yakin kalau mantannya itu pasti marah kepada dirinya karena sudah menikahi Rosa. Seperti waktu itu keduanya bertemu Bayu dan Abimana saling memandang satu sama lain. "Kalau kamu berpikir Rosa mencintaimu tidak akan mungkin. Dia mencintaiku. Dan aku tidak akan melepaskan Rosa. Walaupun dia memilihmu tapi percayalah cintanya hanya untuk aku. Hanya aku. Apa kamu mengerti," ucap Bayu saat itu yang membuat Abimana hanya tertawa geli mendengar perkataan dari Bayu. "Kamu tidak salah mengatakan itu? Kamu mengatakan Rosa sangat mencintaimu dan akan memilihmu? Dari mana jalan ceritanya. Rosa itu sudah benci dengan kamu pria yang tidak bertanggung jawab dan pria yang hanya mementingkan nafsu belaka." "Pria seperti itu tidak akan pernah dipilih oleh wanita. Harusnya kamu menjaga Rosa dari hal-hal yang dibenci olehnya. Aku akui poligami itu baik tidak masalah dan semua orang melakukannya tapi bukan dengan nafsu. Kamu tahu sendiri kan kalau seseorang sudah berpoligami itu artinya dia harus berlaku adil tapi nyatanya kamu tidak." "Kamu berbohong. Dan kamu membawa wanita itu ke rumah mengakui kalau dia adalah sepupu jauhmu setelah itu kamu melakukan hubungan di kamar kalian sendiri." "Kamar yang 7 tahun kalian tempati kamar yang pernah kalian lakukan untuk bermadu kasih. Kini kamar itu kamu kotori apa itu yang dikatakan cinta? Bukan itu namanya cinta. Cinta itu saling menjaga tanpa menyakiti. Dengar baik-baik apa yang aku katakan," ucap Abimana yang mendekatkan wajahnya ke telinga Bayu. Bukan hanya itu saja Abimana membisikan sesuatu hingga membuat Bayu mengepalkan tangannya saat mendengar apa yang Abimanan katakan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD