“Thank you, Bos Q,” sahut Kusno dengan senyum cerah. Begitu keempatnya sudah berada di ruangan Juan. Mereka duduk di atas sofa yang ada di ruangan dengan warna biru. Tampak jelas sekali kalau Juan ini penyuka warna biru, nyaris semua ornament dan perlengkapan yang ada di ruangannya didominasi dengan warna biru. “Saya. Minta maaf dengan kejadian yang tidak menyenangkan yang menimpa Bu Sarah. Pelayan yang menumpahkan minuman ke gaun bu Sarah ternyata memang sengaja melakukannya, karena diperintahkan oleh Gladys. Memang benar, Gladys adalah sahabat Saya dan dirinya mengadakan pesta ini juga dengan sepengetahuan Saya.” “Namun, Saya tidak mengetahui kalau Gladys merencanakan hal yang rendah seperti tadi. Itu semua di luar sepengetahuan Kami. Kami minta kepada Pak Kris agar persoalan ini Kita

