Kris mendekati Sarah dan Kakaknya lalu diulurkan nya tangannya ke arah kakak Sarah, Rido. Rido menerima uluran tangan Kris dan dijabatnya tangan Kris dengan kencang, hingga tulangnya berbunyi. Dalam hatinya Kris menggerutu. “Gila, nih kakaknya si Sarah tenaganya kuat sekali!” “Rido Saputra,” ucap kakak Sarah memperkenalkan dirinya. “Kakak Sarah yang nomor 2, kalau ada yang berani mengajak kencan adikku, Sarah. Orang itu harus melalui wawancara eksklusif denganku, apakah Ia pantas menjadi kekasih adikku. Berhubung kalian baru datang dan pasti lelah, setelah menempuh perjalanan yang jauh, maka wawancara ku dengan mu kutunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan.” Tambah Rido dengan tatapan yang tajam dilayangkannya ke arah Kris. Kris menelan salivanya, Dirinya tidak menyangka bakalan me

