Bab 35. Tidak Jujur

1050 Words

Reno sejak tadi melihat Jena yang sibuk melukis bersama Prisha, mereka terlihat sangat akrab, Reno senang melihat Jena dan Reno menganggap ini adalah jatuh cinta dipandangan pertama. Beberapa saat kemudian, Fardan datang, “Selamat siang semua.” “Siang, Kak Fardan,” ucap Jena. Fardan menoleh dan melihat Reno duduk di sofa, Reno langsung bangkit dari duduknya, Fardan terkejut melihat Reno dan langsung melangkah mundur, Fardan masih ingat ketika tangan dan kakinya dipatahkan, hingga sampai saat ini tangan dan kakinya pincang. Langkah Fardan terhenti. Wajahnya memucat samar, bukan takut berlebihan, tapi jelas terkejut dan waspada. Ia menelan ludah, refleks melangkah mendekat ke Prisha. “Prisha,” panggilnya pelan. “Itu…” Prisha menoleh mengikuti arah pandangnya. “Asisten suamiku.” “Kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD