43. Too hard

2073 Words

Tidak ada rasa lelah yang Aly maupun Alyandra rasakan saat ini. Hanya ada kepanikan yang meliputi mereka. Alyandra yang terus menangis dan Aly yang berusaha menenangkannya sambil mencoba fokus pada kemudinya. "Al, kamu tenang dulu, ya." Meskipun, perkataan seperti apapun tidak bisa menenangkan Alyandra yang tengah kalut, tapi Aly tetap mencobanya. Pria itu mengemudi hanya dengan satu tangan karena tangan kirinya sibuk memberikan usapan lembut kepada Alyandra. Sedangkan, gadis itu terus saja menangis tanpa bisa dihentikan. Sampai, suaranya tidak lagi terdengar sama sekali. "Al, berpikir positif, ya." Meski tak mendapat respon, Aly tetap mencoba memenangkannya. Ia tidak ingin Alyandra merasa sendirian saat ini. Meski jalanan lengang di pagi hari, tapi dalam situasi seperti ini, perjala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD