Bab 44

1045 Words

Jam 16.00 aku baru sampai ke posko. Suasana posko sore ini sama seperti hari sebelumnya, terlihat murung dan penuh duka. Siapapun pasti akan sedih jika kehilangan teman dalam waktu berdekatan dan entah karena apa dan kemana mereka. Aku segera merebahkan badanku di atas tempat tidur dan menghilangkan semua lelahku. Ku pejamkan mata dan teringat kembali akan perkataan Wilman tadi. "Memang ada yang mengawasi posko kalian. Aku telah meminta bantuan temanku, bersabarlah." Apa aku akan bisa bertahan selama beberapa hari lagi? Apa aku akan bisa menjaga teman-temanku walau hanya untuk beberapa hari? Apa kai bisa selamat? Atau kami akan mengalami sama seperti mahasiswa yang lain sepuluh Tahun lalu? "Di...," kata Evi. "Ya Vi, kenapa?" tanyaku. "Bagaimana hasil dari kampus? Mereka bisa menolong

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD