Tok! Tok! Tok! Mas Tama datang menghampiri kami. "Ly, dipanggil sama Pak Kepsek. Buruan!" "Ada apa Mas?" Aku mengerutkan kening. "Udah buruan ayo cepet!" Mas Tama segera melenggang pergi setelah sebelumnya pamitan dengan Bu Sumi dan Pak Harjo. Sesampainya di ruang kepala sekolah. "Permisi Bapak. Bapak memanggil saya." "Masuk Bu Lily." "Ada apa ya Pak kok sepertinya penting sekali?" tanyaku. "Njenengan ini gimana sih. Lah calon suami sedang sakit malah Njenengan berangkat? Sudah sana tak kasih ijin cuti sampai calonnya sembuh." "Maksudnya Pak?" Aku bingung. "Bu Lily ini pura-pura gak tahu. Ya itu Pak Ricky kan calonnya Njenengan tho. Sudah sana pulang! Biar ujian praktek di handel Bu Sumi sama Pak Harjo. Soal jadwal ngajar. Bisa kasih tugas dulu saja." Aku melongo untuk waktu ya

