Akhirnya mereka pun tiba juga di tempat tujuan setelah melakukan perjalanan selama hampir empat puluh menit. Riko ternyata mengajaknya ke sebuah pantai yang dulu sering mereka kujungi ketika mereka masih bersama dan ingin melepas penat. Dari pertama kali mereka berdua tiba sampai menginjakkan kaki di pantai tersebut, keduanya belum ada yang mengeluarkan suara lagi setelah habis mampir ke sebuah minimarket untuk membeli minuman. Saat ini hanya ada suara deburan ombak yang memecah keheningan yang tercipta sejak tadi. Angin laut tampak sedang memainkan rambut panjang Dista. Seketika perempuan itu pun langsung mengikat rambut hitamnya agar tidak semakin kusut. Pantai itu tampak sepi. Mungkin karena hari ini merupakan hari kerja jadi tidak banyak pengunjung yang datang. Padahal jika di ha

