Keempat orang tua itu pun tampak menghembuskan napas beratnya hampir bersamaan. Tatapan kecewa sudah keluar dari sorot mata tua mereka. Namun, di samping sorot kecewa ternyata ada satu lagi, entah sorot apa karena Dista dan Aswin tidak bisa mengartikannya. “Kalian sadar kalau kalian ini sudah menikah dan sah menjadi suami istri?” tanya Ayu dengan sorot mata kecewa. Entah apa yang dirasakan oleh perempuan paruh baya itu, tapi yang jelas saat ini dia merasakan hatinya seakan ada yang mengaduknya. Ingin marah, tapi dia tidak bisa karena bagaimanapun itu juga itu tidak akan menyelesaiakan masalah. Tidak ada rasa marah yang muncul dari dalam dirinya karena yang ada hanya sebuah rasa kecewa dan rasa bersalah yang bercampur menjadi satu. Ingin menangis, tapi air matanya tidak ada yang kelua

