Hari pertama adi ngantor malah membuat keadaan perusahaan heboh karena kedatangan cucu sang pewaris tahta pamungkas group yang sebenarnya. Adi dengan jas hitam yang tidak dikancingkan, kemeja hitam yang rapi, serta celana bahan yang dilengkapi dengan sepatu fantoefel untuk menunjang kharisma nya sebagai pimpinan baru. "Tuan Adi, sudah ditunggu tuan pamungkas di ruangan." Adi tidak menjawab, mata tajam nya masih menilai keadaan perusahaan yang telah dibangun oleh ayahnya yang kini tampak semakin mau. Sebenarnya cukup adi akui jika pamungkas adalah pengusaha yang handal dan penuh dengan kelicikan, itu tidak akan hilang dari diri pria tua itu. Lift yang Adi naiki berhenti tepat di lantai 29 yang merupakan ruangan Presdir. Ja dapat melihat jejeran beberapa body guard yang berjaga tepat

