Chapter 21 "Selamat tinggal"

2166 Words

Bukan Joyceline namanya jika tidak bisa menormalkan ekspresi nya dalam hitungan sepersekian detik. Dia tidak akan mendapatkan penghargaan sebagai aktris terbaik jika tidak bisa menangani ekspresi aneh nya sesaat setelah Adam mengatakan sesuatu tentang David. Dia bisa dengan cepat merubah keadaan dan ekspresi nya. Hal yang berbahaya, tapi juga hal yang menguntungkan di situasi seperti saat ini. "Aku sempat mengira kau menyukai David." ujar Adam. Dia tersenyum kecil sebelum akhirnya mendengus, "Tapi memang sebaiknya kau jangan menyukainya. Dia mungkin terlihat baik, tapi dia juga menjadi pria yang berbahaya karena sifatnya itu." lanjut Adam Joyceline tertawa kecil. Benar. Ucapan Adam adalah kebenaran. Dia menyukai David, dan dia juga sakit hati karena salah paham pada semua kebaikan Dav

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD