Saat sore tiba senja dan siska perge ke katering bersama om toni , mereka akan di beritahu posisi yang mereka tempati. Siska akan di tempatkan di bagian keuangan , sedangkan senja akan d tempatkan di bagian marketing. Meski mereka lulusan sma tp om toni yakin mereka pasti bisa belajar dengan seniornya.
Senja dan siska mulai di beri arahan oleh senior mereka, saat mereka sedang sibuk dan fokus dengan pekerjaan masing-masing om tomi sesekali memandangi wajah senja. Sepertinya om tomi memang sudah sangat menyukak senja. Wajar saja selama menikah om toni dan istri belum memiliki keturunan, padahal om toni sudah sangat menginginkannya. Setelah mereka selesai mempelajari pekerjaan barunya mereka pun bergegas pulang ke rumah.. Saat di perjalanan om toni menanyakan kepada senja dan siska tentang bagaimana pekerjaan barunya., om toni " gimana senja siska kalian suka dengan posisi yang kalian tempati sekarang? " .. siska " suks dong om, ak tu gak nyangka banget bisa di tempatin di sini." .. om toni " kalo kamu gimana senja? suka nggak? " .. senja " suka om, " sambil tersenyum dan menganggukan kepalanya. om toni" syukurlah kalo gitu, semoga kalian betah ya bekerja di sini " .. sinta dan senja menganggukan kepalanya .
Setelah mereka sampai di rumah mereka langsung di ajak bi yanti (istri om toni) untuk makan malam bersama. Setelah mereka selesai makan malam senja dan siska pun masuk ke dalam kamar mereka masing-masing.
Jam pun sudah menunjukan pukul 01.15 , saat semua yang tinggal di rumah om toni sudah tertidur lelap om toni pun menyelinap ke kamar senja. Om toni sudah tidak bisa lagi menahan hasratnya kepada senja. Senja yang tertidur pulas di ranjangnya tidak menyadari kedatangan om toni. Dengan perlahan om toni mulai mendekati senja dan duduk di pinggir tempat tidurnya.., Om toni " kamu memang sangat indah senja," suara om toni lirih" sambil membelai rambut senja. Om toni pun tidak ingin membuang" waktunya, dia mulai mengecup wajah senja. Merasa ada yang aneh senja pun terbangun dari tidurnya. senja" om toni kenapa ada di sini malam-malam? "tanya senja sangat terkejut.. om toni " ssttt diam. kalau kamu berani teriak kamu akan aku bunuh. " sambil membungkam mulut senja .. senja yang takut dia hanya menangis dan terdiam.. om toni yang sudah tidak bisa menahan naf**nya langsung men****i senja dengan penuh nafsu. tak cukup men*****i senja om toni membuka baju senja dan mulai menghisap kedua buah d**anya,. sambil terus memegang kedua tangan senja. om toni pun mulai menindih tubuh senja sambil terus bermain di kedua buah d**a yang sangat indah itu. senja pun hanya menangis tanpa bersuara , dia tidak mungkin berteriak karna jika dia berteriak tidak mungkin ada orang yang mempercayainya karena di rumah itu om toni lah yang berkuasa.
Tidak puas dengan d**a siska tangan om toni mulai memasuki celana senja dan milai bermain di bagian inti senja. senja yang mencoba menghalangi tangan om toni pun tidak di hiraukan oleh om toni. senja " jangan om saya mohon jangan " ucapan itu pun tidak di hiraukan om toni.. om toni langsung menyambar mulut senja dan nemainkan lidahnya di dalam mulut senja. Tak cukup bermain di inti tubuh senja om toni mulai memasukkan jarinya ke dalam dan selaput darah senjapun pecah. senja yang kesakitan hanya menahan rasa sakit itu. tangan pm toni terus bermain di area bawah senja.. tak lama kemudian senja mulai merasakan puncaknya. sambil meremas selimut senja berkata " om saya mau pipis " karna om toni tau jika senja sudak akan merasakan puncaknya om toni tidak menghiraukan perkataan senja dan terus memainkannya. tak lama kemudian senja yang merasakan puncaknya pun mengeluarkan cairan kenikmatannya.
Senja sangat lemah dan tidak bisa berbuat apa pun. Om toni " ini akan sakit sedikit tp setelah itu kamu pasti menyukaknya. senja tak menjawab dan hanya manangisi kejadian ini. Om toni pun bangkit dan melepas smua pakaiannya, dia membangunkan senja dan menyuruhnya melumat miliknya itu. senja yang berusaha menolak semakin membuat om toni geram dan terus menyodorkan miliknya ke mulut senja. dengan terpaksa senja menuruti kemauan om toni. meski senja sangat jijik dia membuka mulutnya dan memaksukkan sesuatu yang menjijikan itu ke dalam mulutnya. om toni pun tidak tinggal diam tangannya pun ikut mendorong kepala senja. kemudian om toni pun mengangkat kedua kaki senja dan mulai memasukannya ke dalam milik senja yang sangat sempit itu. senja yang kesakitan dia hanya bisa menahan rasa sakit itu dengan menggigit bibir bawahnya sambil tanganya meremas selimut dan sepreinya. Senja" cukup om sakit saya sudah tidak tahan " om toni hanya tersenyum licik, bukanya kasihan dia semakin mendorong kencang miliknya agar makin masuk ke dalam inti tubuh senja.
" aahh sakit " senja semakin kesakitan. om toni pun mengecup bibir senja dan tanganya meremas kedua buah d**a senja , Sambil sesekali menariknya dengan kencang. " aahhh kamu memang sangat nikmat senja ,,, ak sudah lama menginginkanmu " kata om toni . sepertinya om toni sudah akan mencapai puncaknya . sesasat kmudian om toni merasa akan mencapai puncaknya, dia senakin mendorong tubuhnya dengan cepat dan tk lama kmudian cairan kenikmatannya keluar dan membasah i rahim senja. tanpa om toni sadari senja pun juga mencapai puncaknya . mereka mencapai puncaknya bersamaan dan saling membasahi satu sama lain..
Tubuh on toni yang lemah pun terhempas menimpai tubuh senja. om toni pun membisik di telinga senja " kamu tidak usah takut , aku akan menuruti apapun yang kamu inginkan asal kamu bisa memuaskanku. " .. senja hanya menangis dan menggelengkan kepalanya. setelah selesai om toni pun memakai bajunya dan kembali ke kamarnya dengan meninggalkan senja yang masih tel*****g bulat.
Keesokan harinya om toni, bi yanti dan siska sudah berada di meja makan untuk sarapan , sedangkan senja masih berada di kamarnya. Senja masih trauma atas kejadian tadi malam , dia takut jika bi yanti mengetahui apa yang telah terjadi dengannya dan om toni.
" siska senja mana? kog dia nggak sarapan? emang dia nggak kerja? " tanya bi yanti cemas karena senja tidak kunjung keluar dari kamarnya. siska " tidak tau bi , aku panggil dulu ya siapa tau dia masih tidur." . om toni hanya terdiam karena dia tau mungkin senja takut bertemu denganya. Siska pun pergi ke kamar senja, sesampainya di depan kamar senja siska mengetuk pintu kamarnya. tok tok tok..... siska " senja,, kamu tidak kerja? kamu udah bangun kan? " .., senja "aku kerja kog sebentar lagi aku keluar ". mendengar jawaban dari senja siska pun meninggalkan kamar senja dan kembali ke meja makan . Tak lama kemudian senja pun keluar dari kamar dan menuju meja makan .