Part 29 Setelah mendengar pertanyaan Rina begitupun dengan ekspresinya yang tampak kebingungan, Reihan menyunggingkan senyumnya lalu merengkuh kedua tangan wanita itu. Matanya menatap tulus, seolah ia akan berkata jujur dan mengungkapkan segala perasaan yang selama ini sudah ia pendam. "Aku benar-benar ingin menikahi kamu, Rina." Reihan menjawab mantap, yang tentu saja tak membuat wanita itu paham dengan maksud dari ucapannya. "Menikahiku? Kak Reihan, kamu bercanda kan? Tolong katakan iya dan segera akhiri kebohongan kamu, aku enggak suka mendengarnya." Rina menarik tangannya dari genggaman Reihan, ia bukan wanita yang mudah dipermainkan meskipun hidupnya sudah seperti permainan yang melelahkan. "Aku serius, Rin. Aku benar-benar ingin menikahi kamu," jawab Reihan berusaha meyakinkan wa

