Kisah Cinta Nayyara dan Liam | 30

1725 Words

Selesai membeli sepatu yang Nayyara inginkan, Andara mengajak putrinya itu mencari makan. Mereka belum makan malam, sudah lama sekali rasanya tidak makan bersama di luar. Andara dan Nayyara memiliki selera makanan yang sama, keduanya tidak susah dalam hal memilih menu. Nampak semua makanan cocok di lidah. "Selamat malam, Om. Hai ... Nayya ...!" sapa seseorang yang tidak sengaja saling bertemu. Senyum Nayyara yang tadinya merekah sempurna, kini langsung hilang sekejap mata ketika tatapannya bertabrakan dengan tatap orang itu. Andara tersenyum. "Malam, Liam. Kebetulan sekali bertemu di sini. Sedang mencari sesuatu?" Liam mengangguk. "Aku sedang menemani Meida mencari peralatan membuat kue, persediaan untuk di toko. Sekarang Meida sedang membeli minuman, di sebelah sana." "Ya, saya mend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD