Entah sudah berapa lama Raka dan Sela di taman. mereka tak ingat waktu dan sangat menikmati dengan hal yang di lakukannya.
ya sekarang Raka dan Sela udah melakukan hal yang tak wajar.
" boleh gue lakuin yang lebih dari ini ?" tanya Raka ke Sela
dengan senang hati Sela mengangguk mengiyakan. Sela bahagia sekali karna bisa berkencan dengan Raka karna memang sudah lama dia menyukai Raka yang tampan dan gagah. Tapi apa boleh buat saat itu Raka sangat menjaga jarak sama perempuan dengan alasan ingin menjaga perasaan Rasel ceweknya. Nyatanya sekarang dia malah chat Sela dan malah ngajak ketemu di taman belakang sekolah. ya walaupun masih belum ada status dari keduanya tapi mereka saling menikmati. dan yang pasti Raka sudah terbalut sengan nafsu sesaaat.
" hemz boleh Raka " jawab Sela pada akhirnya. gak kaget dengan jawaban Sela karna Sela memang sudah terkenal nakal dan kegatelan jadi wajar.
Raka tersenyum lebar dan sambil memegang pipi Sela dengan kedua tangan serta mendekatkan wajah mereka. Raka mulai lagi melumat bibir Sela dengan rakus dan tanpa henti.seperti candu bagi Raka. Seperti menemui permen baru yang enak. Sela juga sangat antusias memeluk tubuh Raka dan membalas ciuman itu melilit lidah Raka dengan lihai. sungguh Raka seperti terbang ke udara. Ini kali pertama dia merasakan semua ini.
Raka benar- benar terbuai dengan semuanya hingga tak sadar saat Sela mengarahkan tangannya ke p******a milik Sela. Raka yang sadar awalnya terkejut ingin melapaskan tangannya. Tapi di tahan oleh Sela.
" manurutlah kau pasti akan terbiasa dan menikmatinya " kata sela sambil berbisik di telinga Raka.
Seketika Raka benar- benar tegang tapi dia berusaha untuk berani mencoba. dia meremang karna bisikan yang di berikan oleh Sela.
Raka menurut saat tangan itu di arahkan untuk meremas benda kenyal itu. sungguh Raka mulai tertutup kabut nafsunya. hingga mulai memainkannya dan Sela tersenyum miring karna Raka menurutinya.
Raka meremas benda itu hingga Sela kenikmatan. dan tanpa sadar kini Sela sudah ada di pangkuan Rafa. mereka menikmati hal tersebut meskipun belum melakukan yang lebih. Tapi Raka terlihat puas karna nafsunya sudah tersalurkan ya walau bukan sama pacarnya.
" kau mulai nakal sayang " kata Sela dengan senyumannya yang manis
Raka hanya tersenyum dan menurunkan Sela dari pangkuannya.
" untung di sini aman tak ada cctv dan sepi karna jarang anak yang kesini. " kata Raka
" kenapa kamu takut kalau ada yang lihat ? " tanya Sela
" takut lah takut kalau sampai kepergok sama mereka tamat sudah riwayatku " jawab Raka
" hahahahah kau ini penakut rupanya " ejek Sela.
tak lama kemudian bel pulang berbunyi dan mereka bergegas untuk kembali ke kelas mengambil barangnya.