Aulia Azzahra “Aulia, nanti ikut didandani ya, terima tamu. Saudara Intan yang perempuan kan kamu sama Indah.” “Saya malu, Bi. Biar Indah saja,nanti dibantu Faisal, Rais dan Salman.” Mas Bisma pasti tidak akan bolehin aku terlihat cantik di depan orang. Ingat-ingat saja dia sampai mengeluarkan begitu banyak uang untuk membayar penalty dari agenci. “Kenapa malu, yang di sini semua saudara kamu dan … Bibi juga pengen menyambut keluarga calon tunangan Intan dengan baik,” kata Bibi dengan tatapan penuh harap. Kalau sudah begini aku tidak bisa menolak. Lagi pula aku juga sedang kesal dengan Mas Bisma. Bisa-bisanya dia berhubungan lagi dengan model cantik itu. Istrinya tidak boleh cantik, tapi dia malah asik bertemu dengan wanita cantik. Biar saja dia rasakan balasan sakit hati aku melakuk

