Bab 20

1297 Words

Jangan pernah jadikan aku pilihan. Karena aku tak mau dibandingkan dengan yang lain. Tetapi jadikanlah aku tujuan utamamu. Sebelum raga ini kembali ke pemilikNya. Dengan sebelah tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana, Wahid berjalan santai di dalam lobby perusahaan milik kakeknya, Al Kahfi Group. Setelah mendapatkan panggilan dari Syafiq yang merupakan kakak sepupunya, akhirnya Wahid mendatanginya di sini. Jujur saja, dia jarang sekali datang ke perusahaan ini. Meskipun di dalamnya terdapat saham atas namanya sendiri, namun ia yakin Syafiq mampu menjalankannya dengan baik. Buktinya dalam beberapa tahun terakhir perusahaan ini semakin membesar. Tentu saja setelah melakukan kerja sama dengan perusahaan milik Imam serta milik Hans, Ayah kandungnya. Ketika sampai di lantai yang Wahid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD