Pelangi menatap Alvaro dihadapannya, dia memakai helm yang disodorkan lelaki itu tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan dari si empunya. Hari ini dia pulang bersama Alvaro, kebetulan lelaki itu juga akan menemui Bundanya yang entah untuk apa. "Al," Alvaro menoleh, menaikkan kedua alisnya dengan wajah datar menatap Pelangi. Pelangi mencebik, mengerucutkan bibirnya melihat Alvaro yang terlihat datar kepadanya. "Ya, sorry Al. Gue tadi cuma gak mau, kalian bertengkar. Udah itu aja." "Maksud Lo?" Pelangi berdecak. "Mulai deh, sok gak ngerti gitu." Kesal Pelangi yang justru membuat Alvaro terkekeh pelan. "Gue gak mau, persahabatan kalian jadi berantakan cuma karena masalah yang sebenarnya gue sendiri gak tau apa. Tapi, niat gue baik kok." Lanjut Pelangi. Alvaro hanya menarik tipis bi

