Keesokan harinya, Jhon sudah memberi kelonggaran waktu untuk Barbara beristirahat, tetapi wanita itu tetap datang dalam keadaan tangan terbalut perban luka. Wanita itu menemani bosnya yang sedang mengurus masalah di bagian pengaduan seperti biasanya. Eric memperhatikan Aiptu itu dengan aneh, lalu memanggilnya keluar sebentar untuk memuaskan rasa ingin tahunya tentang kejadian yang membuat wanita itu tidak berada di kantor seharian. Barbara mengernyit sejenak dan hanya tersenyum pada pria itu. Dia tidak berniat menyebar kabar dan memintanya untuk tenang saja. Eric meminta maaf atas desakan yang memaksa Barbara mengatakan kronologi padahal itu bukan urusannya. Jhon sedang menyuruh pria yang menangani kasus terjebak di dalam gudang hari ini agar mencari pintu keluar lain. Tangannya menenga

