Dua jam setelahnya. Acer yang telah lama menunggu sahabatnya datang ke rumah sesuai perintahnya tadi, masih belum juga melihat batang hidung dari tamu istimewa tersebut. Bagaimana tidak? Acer menyiapkan anggur mahal sebagai ucapan selamat. Bahkan Monica bingung sendiri ketika melihat papanya duduk dengan dua gelas di meja beserta botol anggur. Papa sedang apa? menunggu wanita? tanyanya dalam hati sambil menggaruk kepalanya sendiri. Monica sangat penasaran dan ingin bertanya secara langsung kemudian berjalan menuju ruang tamu untuk mendekati papanya, tetapi suara bel dari pintu mengalihkan perhatian ayah dan anak tersebut. Tidak lama kemudian tanpa berpikir dan tercengang seperti yang terjadi pada Acer serta Monica, dari ruang dapur keluar pelayan yang bekerja di rumahnya untuk membuka

