JM-23

1084 Words

Setelah mendapat persetujuan dari papanya, Monica malu-malu berjalan mengikuti Jhon ke arah taman. Mereka beriringan melangkah sambil melihat ke sekitar. "Monica, kenapa kau tidak pernah mau keluar dari rumah?" "Mmh, itu karena-" "Apa karena kejadian masa lalu yang menimpamu?" Monica mengangguk. "Aku takut ayah marah," jawabnya. "Hmm, harusnya kau itu memang takut pada ayahmu, tetapi kau juga butuh hiburan." Monica yang berjalan, tiba-tiba bisa lemas dan membuat Jhon spontan memegang tangannya. "Nah, ini salah satu akibatnya, kau tidak kuat berjalan. Kita baru bergerak sekitar 100 meter. Taman ada di sana," tunjuknya ke depan. "Ya, ayah bilang juga tentang itu. Dia memintaku senam di rumah saat ayah pergi kerja." "Ide bagus!" "Ta-tapi aku malu." "Malu dengan siapa?" Monica diam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD