Terkait benar atau tidak, tindakan pria itu mengeluarkan senjata di depan orang lain dan berusaha menerornya tetap dicatat menjadi sebuah kesalahan yang patut diproses oleh hukum. Polisi lain sudah berada di belakang pria bertopi, meminta pria tersebut menjatuhkan senjatanya karena berusaha menyerang bos mereka. Jhon masih meluruskan senjata api pada pria yang bisa saja melakukan perlawanan saat berusaha dibekuk. Perlahan anak buah Jhon mulai mendekatinya. Ketika situasi lagi menegang, Barbara malah masuk di antara Jhon dan pria bertopi itu. Barbara melakukan ide tersebut karena melihat si peneror tak kunjung menurunkan senjatanya sama sekali walau sudah dikepung. “Bu Barbara, apa yang anda lakukan?” tanya Jhon membelalakkan mata. “Siaga saja, Pak,” balasnya seolah memberi perintah bal

