Seorang lelaki berotot dengan porsi tubuh idaman kaum hawa meneriaki kedua remaja yang masih berdiri di bawah bingkai pintu. "Hei Nak, kalian menghambat jalan masuk, ke sinilah!" panggilnya, melambaikan tangan. Dram mengikuti si remaja yang sudah melangkah duluan menghampiri lelaki berotot. "Kali kau bawa temanmu?" tanya lelaki berotot pada si remaja dengan muka bersahabat. Remaja itu mengangguk. "Tapi dia hanya menonton," jawabnya. Lelaki berotot bergantian melirik Dram, menyelidik dari atas ke bawah. "Oh tentu saja Nak, dia tak boleh bertanding dengan tubuh seperti itu." Dram yang mendengar merasa tersindir, dia tau si lelaki berotot sedang mengatai tubuh kurus tanpa ototnya. Dram tersadar sesuatu setelah mendengar pembicaraan si lelaki berotot dengan remaja yang berdiri di sampingn

