"Apa di film yang sekarang membawa naik namamu itu, kamu ikut casting?" tanya Ray kembali. Mengambil alih kuasa pertanyaan dari Najwa. Gadis 15 tahun bernama Zyira itu menggeleng. "Produsernya langsung yang mengajak aku, sebelumnya produser dan mama sudah pernah ketemu saat aku casting iklan," jelas Zyira. "Mamamu dan produser itu dekat?" tanya Ray lagi. "Aku pernah dengar bahwa mama dan produser itu dulu satu angkatan di sekolah menengah," jawab Zyira, menengahkan matanya menatap langit-langit, mengingat-ingat. Kemudian mengangguk pada Ray, membenarkan kalimatnya tadi. "Kalau begitu... sebelum syuting, kamu sudah tau peranmu bagaimana di film itu?" Najwa menunduk, menghela nafas setelah beberapa saat. Kemudian mengangguk. "Aku sudah minta mama untuk menolaknya, karena usiaku belum cu

