Chapter 11

1053 Words

Desir Halus Hati Seorang gadis berdiri di tepi pagar balkon kamarnya. Senyumnya terkembang bak kuncup bunga yang segera mekar, memberi keindahan setiap mata yang memandang. Di sisi kanan kamarnya seorang lelaki tak kalah bahagia seperti perempuan itu. Sujud syukur tak henti-hentinya dia lakukan. Mulutnya senantiasa mengucap hamdalah tanpa henti. Tak sabar rasa hatinya untuk segera bersatu dengan perempuan pujaannya itu. Rutinitas pagi mulai Aisyah jalani saat ini. Memasak untuk sarapan dirinya dan Zaki. Semalam, sebelum masuk ke kamar masing-masing Zaki sempat meminta Aisyah untuk membuatkannya bubur ayam sebagai menu sarapan. Zaki beralasan, jika sedikit merasakan tidak enak pada perutnya. Aisyah yang belum mahir membuat hidangan itu akhirnya menelepon ibunya. Dia meminta resep bubur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD