Jangan Bermimpi

1171 Words

Seperti mengukir tinta di atas air, begitulah ibarat memberi nasihat pada Casandra. Mustahil bila berharap didengarkan. Bisa jadi keras kepalanya melibihi batu. "Ya sudah. Terserah kamu. Yang paling penting kita harus menjenguk Ibu terlebih dahulu. Setelah itu terserah kamu mau ke mana," ucap Elena merasa lelah. Tidak ada gunanya berusaha membuatnya mengerti. Casandra hanya menganggukkan kepalanya. Kemudian dia menyuruh Elena untuk bergegas. Perkara bagaimana nanti dia bisa mengakalinya. Dia kan penipu paling ulung. "Cepat ganti bajumu sekarang, aku juga akan bersiap," balas Casandra. "Baiklah. Aku tunggu kamu di bawah," sambung Elena menyeret kakinya turun. Sebenarnya dia sangat lelah sekali. Namun demi membantu Casi agar mau bertemu dengan sang Ibu, Elena bersedia walaupun tubuhn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD