Jam weker yang diletakkan Andini di atas nakas di samping tempat tidurnya berbunyi tepat ketika jarum jamnya menunjukkan pukul lima lewat lima puluh. Dengan mata masih terpejam, Andini mengangkat tangan kirinya ke samping ke arah tempat nakas berada untuk mematikan jam wekernya yang berbunyi. TING! Jam weker berhasil dimatikan. Andini mendesah lega dalam keadaan masih menutup kedua matanya. Andini masih belum sanggup membuka matanya karena ia masih merasa sangat mengantuk. Semalam Andini tidak jadi kembali ke kamar setelah tayang telenovela usai, karena ada acara perayaan ulang tahun sebuah stasiun televisi lokal yang menghadirkan Senca Band sebagai salah satu bintang tamu untuk mengisi acara. Xandra yang masih demam pun ikut duduk menonton acara itu bersama dengan Maya dan Andini demi

