Ketika mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba ada sepasang remaja berpakaian putih abu-abu mengetuk pintu rumah Bu Reina. Sakura terkejut saat membuka pintu dan melihat pasangan itu. "Maaf, siapa kalian? Ada keperluan apa?" tanyanya dengan rasa penasaran. "Kami ingin melihat bayi yang kami tinggalkan setahun yang lalu di depan rumah ini," ujar sang wanita dengan mata berbinar penuh harap. Sakura terkejut mendengar kata-kata itu. "Apa? Maksud kalian Noah?" tanya Sakura dengan suara gemetar. "Iya, kami sudah siap untuk membesarkannya berdua. Kemarin, kami masih belum siap mengambil keputusan itu," jawab sang pria dengan rasa haru. Sakura merasa bingung dan penuh emosi. Dia menutup pintu dan memeluk Noah dengan erat. "Maaf, kalian salah alamat," ujarnya dengan suara yang penuh kesediha

