Bab 1 (Emah dan Juno

305 Words

Siapa yang tidak mengenal Emah, kini ia sudah menjadi gadis yang cantik dan dewasa. Diumur sembilan belas tahun zia menjadi mahasiswa disalah satu universitas di Balikpapan. ‘’Pagi.’’ Sapa Emah sambil mencium pipi Wiiliam dan Indira bergantian. ‘’Pagi sayang.’’ Sapa William sambil membaca berita di Ipad dan menyeruput kopi di meja makan. ‘’Daddy, kenapa pagi ini terlihat tampan?’’ puji Emah sambil duduk disamping Buna. Buna tertawa pelan sambil mengambilkan anak kesayangannya ini nasi goreng. ‘’Pasti kamu mau sesuatu kan? Apa itu.’’ Will menutup Ipadnya dan melepas kaca matanya ia tersenyum sambil melihat Emah. Emah tertawa ia menganggukan kepalanya. ‘’Duit jajan, Emah mau ke kampus sekalian ke Mall.’’ ‘’Oke, berapa?’’ ‘’Terserah Daddy aja.’’ Jawab Emah sambil menyendokan nasi yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD