“Ini bukan kamu Keano.” kata Andrea. Keano langsung menoleh bingung. “Maksudnya?” “Aku tau kamu lagi ada masalah. Kamu nggak pernah diam tuh di samping aku. Ada apa?” Pria itu langsung menggenggam tangan Andrea dengan begitu erat. Bagaimana caranya berbicara dengan dia, jika nyawa wanita itu sedang terancam oleh ayahnya sendiri. Untuk tidak membuat wanita itu khawatir apalagi dia tengah hamil, Keano hanya memberitahu, jika dia mengajak Andrea itu karena dia harus pergi dari pernikahan yang sudah ditentukan oleh ayahnya. Andrea tahu betul jika dia itu sangat mencintai Andrea, dia itu hanya ingin menikah dan hidup bersama dengan Andrea tidak dengan wanita lain. Semakin dipaksa, maka dia akan semakin berontak apapun caranya. Padahal kalau pun Keano menikah, Andrea juga tidak masalah. Mes

